Cara Menggunakan Sybase Power Designer

Assalamu’alaikum wr wb pemirsah

nah kali ini kita akan membahas tentang menggunakan power designer,, hmm seperti apa yah.. yuk kita cekidot..

secara singkatnya power designer adalah sebuah paket program desain tools yang digunakan untuk membuat Visualisasi, dokumentasi dan mendesain suatu sistem perangkat lunak. meliputi  :

  1. Process analyst Model (PAM)
  2. Data architect tools
  3. Aplication modeler tools
  4. Metawork tools

oke lanjut.. next cara menggunakanya..

pertama install dulu ya sob Sybase Power designernya,,, next (jangan tanya cara nginstallnya gimana n softwareenya dimana.. judulnya kan dah jelas. hehe)

 

 

naah pas pertama buka muncul niiih tampilan ini.. Taraaa

Capture

tuuh lalu klik “create Model”..

Capture1

model namanya apa ganti lalu pilih model apa yang mau dibuat,,, saya kasi contoh pemodelan menggunaakan BPMN yaa.. klik OK

Capture2

lalu muncul tampilan awalnya,, naah sekarang kita akan menggambar pemodelan tersebut ya. ambil contoh studi kasus

 

M-ticket adalah pembelian tiket melalui piranti mobile / telpon seluler berupa SMS.

Melalui aplikasi m-ticket user dapat membeli tiket kereta api dengan cara menjawab

serangkaian pertanyaan dan melakukan konfirmasi pembayaran.

Mekaniskme transaksi pada m-ticket adalah sebagai berikut :

1. User mendaftar melalui sms, dan akan menerima konfirmasi berupa nomor

pendaftaran.

2. Agen penjualan kereta api menyediakan semacam pusat informasi yang dapat

diakses melalui sms, yang menyediakan informasi berupa : jadwal kereta, harga

tiket, dan ketersediaan tiket.

3. User dapat membeli tiket dengan cara mengirimkan sms, dengan

menyebutkan jadwal kereta dan jumlah tiket yang akan dibeli, dan akan

menerima balasan berupa nomor pembelian tiket sementara.

4. User kemudian melakukan pembayaran melalui bank (dapat melalui m-
banking atau atm) dengan menggunakan nomor pembelian tiket sementara

sebagai referensi transaksi. Setelah membayar, user akan mendapat balasan dari

bank berupa nomor pembelian tiket.

5. User melakukan konfirmasi melalui sms, bahwa tiket sudah dibayar dan akan

menerima balasan berupa nomor tiket cetak.

6. User menyimpan nomor tiket cetak untuk ditukarkan dengan tiket fisik pada

saat akan berangkat dari stasiun kereta api.

 

prtama pilih organization… masukan ke layar

Capture3

 

klik dua kali pada organization maka ganti namanya

Capture4

naah selanjutnya sobat tinggal masuk masukan ehh tools beserta kebutuhannya ke layar seperti ini

Capture5

masuk masukin dan,. taraaaa seperti ini lah jadina

Capture6

 

oke mungkin cukup sekian yaa tutorialnya,, kalo ada ppertanyaaan dan kurang jelas bisa tambah komeng i bawaah ini… terima kasih

wassalamu’alaikum wr wb

Project Charter

Project Charter Document

Project Name: Pembuatan Aplikasi Capture Signature

Department: Pemerintahan Daerah Kota Bandung

Focus Area: Check Signature And Dokumen

Product/Process: APK Android

Project Time : 27 September 2015 till 1 November 2015

Cost Estimation : Rp 1.000.000

Prepared By

Document Owner(s) Project/Organization Role
Ijem Sukijem Project Manager
Afif Hendrawan Developer
Bambang Setiawan Stakeholder

 

Project Charter Version Control

Version Date Author Change Description
1.0 27/09/2015 Ijem Sukijem Document created

 

 

TABLE OF CONTENTS

1…. PROJECT CHARTER PURPOSE. 3

2…. PROJECT EXECUTIVE SUMMARY. 3

3…. PROJECT OVERVIEW.. 3

4…. PROJECT SCOPE. 3

4.1……. Goals and Objectives. 3

4.2……. Departmental Statements of Work (SOW) 3

4.3……. Organizational Impacts. 3

4.4……. Project Deliverables. 3

4.5……. Deliverables Out of Scope. 3

4.6……. Project Estimated Costs & Duration. 3

5…. PROJECT CONDITIONS. 3

5.1……. Project Assumptions. 3

5.2……. Project Issues. 3

5.3……. Project Risks. 3

5.4……. Project Constraints. 3

6…. Project Structure Approach. 3

7…. Project Team Organization Plans. 3

8…. PROJECT REFERENCES. 3

9…. APPROVALS. 3

10… APPENDICES. 3

10.1      Document Guidelines. 3

10.2      Project Charter Document Sections Omitted. 3

 


1          PROJECT CHARTER PURPOSE

Tujuan dari proyek ini adalah pembuatan sebuah aplikasi android untuk memperoses hasil tanda tangan yang berguna untuk pencegahan tanda tangan palsu untuk dokumen dokumen dan pencairan dana dalam pemerintahan kota bandung guna menjadikan kota bandung sebagai smart city. Aplikasi ini akan berisi tentang informasi mengenai signature beserta nama, hasil penyimpanan capture, dan data nama nama beserta tanda tangan anggota pemerintahan yang berwenang.

2          PROJECT EXECUTIVE SUMMARY

  • Project goals
  • Objectives
  • Scope
  • Assumptions
  • Risks
  • Costs
  • Timeline
  • Approach
  • Organization

3          PROJECT OVERVIEW

Dalam perkembangannya, aplikasi ini dibuat untuk kebutuhan pemerintahan kota bandung yang syarat akan tanda tangan. Pemerintahan kota bandung yang ingin mengetahui informasi mengenai asli atau tidaknya tanda tangan akan mengalami kesulitan. Tujuan dari proyek ini adalah pembuatan aplikasi untuk menghindari pemalsuannya tanda tangan khusus dokumen-dokumen yang syarat akan pencairan dana pemerintahan kota bandung. Aplikasi ini akan dibangun menggunakan Android Studio dan sistem aplikasi akan dibangun diatas program java. Implementasi aplikasi ini akan diletakkan pada smartphone pemerintahan kota bandung yang berwenang guna meminimalisir kesalahan yang dikeluarkan namun tetap sesuai dengan apa yang diharapkan dan juga mendapatkan rasa aman karena jika aplikasi disebar pada google play maka terdapat resiko-resiko yang tidak ada jaminannnya.

4          PROJECT SCOPE

4.1      Goals and Objectives

Goals Objectives
Proyek akan menampilkan signature nama nama petugas pemerintahan yang berwenang
  1. Melakukan interview kepada pimpinan daerah
  2. Melakukan interview kepada struktur anggota
Proyek akan memberikan dan mengembangkan fitur scan bacode dan filter data
  1. Mengembangkan fitur barcode scanning
  2. Memformat list data

4.2      Departmental Statements of Work (SOW)

Departmental SOW Owner/Prime Due Date/Sequence
Interview kebutuhan stakeholder Project Manager , Stakeholder Melakukakan wawancara untuk mendapatkan kebutuhan utama
Fitur-fitur mengenai Aplikasi yang akan dibuat Developer , Stakeholder Tim developer dan stakeholder mendiskusikan dan membuat requirement fitur-fitur apa yang diperlukan
Melakukan desain interface sesuai dengan kebutuhan Designer, Stakerholder Designer dan Stakeholder bersama-sama mendisikusikan desain yang sesuai dengan kebutuhan stakeholder namun tidak dapat keluar dari ruang lingkup yang terlah di sepakati.
Deskripsi hasil kerja (spesifikasi kebutuhan, source code, test plan) Stakeholder, Tim proyek Pada tim proyek harus dapat mendiskripsikan dan mendiskusikan kepada stakeholders mengenai asumsi projek yang dibuat
Estimasi usaha setiap work product tersebut Project Manager Project manager memilih seorang moderator dan tim estimasi. Jika tim yang telah dipilih merasa bahwa dokumen vision dan scope kurang memberikan informasi, maka project manager harus memperbaiki dokumen tersebut
Testing aplikasi Tester Melakukan uji coba terhadap aplikasi yang terlah dibuat
Implementasi aplikasi Tim Proyek Tim melakukan implementasi aplikasi.

4.3      Project Deliverables

Milestone Deliverable
  1. Melakukan wawancara atau interview kepada stakeholder utama untuk mendapatkan kebutuhan proyek yang sesuai
  • Mendapatkan data dan infromasi mengenai proyek
  • Mendapatkan kebutuhan utama stakeholder
  • Data struktur organisasi kepengurusan dokumen
  • Data pimpinan yang bersangkutan
  • Data hasil signature pimpinan
  • Menentukan batasan proyek
  • Menentukan estimasi kebutuhan dana awal
  • Dokumentasi pertemuan
  • Dokumen kebutuhan proyek

 

  1. Melakukan wawancara terhadap stakeholder lainnya
  • Mendapatkan kebutuhan utama dan pendukung untuk proyek
  • Dokumen kebutuhan proyek
  • Dokumentasi pertemuan
  • Dokumentasi pengembangan aplikasi
  1. Pembuatan Sistem (prototyping)
  • Mendapatkan hasil sementara (prototype)
  • Layanan aplikasi sudah bekerja 80 persen
  • Dokument pengembangan aplikasi (progress)
  1. Desain Interface
  • Hasil desain apk telah selesai dan tetap merujuk pada dokumen kebutuhan
  • Dokumen pengembangan aplikasi (final)
  1. Presentasi Prototype kepada stakeholder
  • Mendapatkan feedback dari stakeholder
  • Informasi tentang kebutuhan minor
  • Dokument kebutuhan proyek
  1. Presentasi produk akhir
  • Layanan berjalan sesuai dengan kebutuhan stakeholder
  • Sistem dapat berjalan dengan baik
  • Produk telah diimplementasikan

4.4      Deliverables Out of Scope

Tidak termasuk dalam proyek ini adalah pengimplementasian proses bisnis yang terjadi didalam aplikasi ini. Selain itu pengolahan data diluar dari ruang lingkup pengerjaan proyek juga tidak termasuk dalam kebutuhan proyek dan tidak digunakan dalam proses pengerjaan proyek. Adanya beberapa hal mengenai aplikasi yang tidak termasuk dalam ruang lingkup pengerjaan proyek diantaranya adalah berupa informasi lengkap tentang data yang mempunyai signature.

4.5      Project Estimated Costs & Duration

Project Milestone Date Estimate Deliverable(s) Included Confidence Level
Melakukan interview pada stakeholder 27/09/2015
  • Informasi mengenai capture signature
  • Informasi stakeholder yang terlibat
  • Informasi proses bisnis yang ada
  • Informasi struktur organisasi
  • Dokumen Kebutuhan
High
Analisa hasil interview 29/09/2015
  • Mendapatkan kebutuhan utama
  • Dokumen kebutuhan (final)
High
Desain Sistem dan interface 02/10/2015
  • Prototype
High
Presentasi ke Stakeholder 23/10/2015
  • Feedback mengenai prototype
Medium
Testing aplikasi 30/10/2015
  • Memperoleh dokumentasi testing aplikasi
High
   
 

5          PROJECT CONDITIONS

5.1      Project Assumptions

  • Proyek ini diasumsikan suatu proyek yang bertujuan untuk membuat dan mengembangkan keaslian tanda tangan yaitu capture signature.
  • Proyek ini diasumsikan dapat membantu pemerintahan kota bandung dalam mengelola dokumen dan pencairan dana yang mudah diselewengkan.
  • Proyek ini diasumsikan suatu aplikasi yang akan selalu diperbaharui informasinya setiap pergantian pemerintahan agar dapat memberikan informasi yang aktual.

5.2      Project Issues

Priority Criteria

1−High-priority/critical-path issue; requires immediate follow-up and resolution.

2 −Medium-priority issue; requires follow-up before completion of next project milestone.

3 −Low-priority issue; to be resolved prior to project completion.

4−Closed issue.

 

 

#

Issue Priority Owner Description Status & Resolution

1

Anggota tim mendapatkan musibah

Low

Project Manager Kemungkinana terjadi hal yang tidak diharapkan yang menimpa anggota tim Mempunyai anggota cadangan yang siap dipekerjakan sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan

2

Listrik mati pada saat pengembangan aplikasi

High

Developer Kemungkinan terjadi mati listrik pada saat pengembangan proyek. Menyiapkan aliran listrik cadangan menggunakan genset, atau UPS untuk keadaan mendesak.

3

Data Hilang

High

Tim Proyek Dimungkinkan sekali data dapat hilang begitu saja karena ancaman virus dan bencana yang tidak terduga Melakukan backup secara berkala pada media penyimpanan yang terpisah dengan komputer untuk mengembangan. Menggunakan tools pendukung keamaan komputer pengembangan seperti antivirus.

5.3      Project Risks

#

Risk Area Likelihood RiskOwner Project Impact-Mitigation Plan

1

Waktu untuk melakukan pertemuan sangat sulit High Project Manager Meeting dilakukan dengan mencari hari yang longgar dan sebisa mungkin diadakan pertemuan setiap harinya walaupaun hanya sebentar.

Jika belum mengatasi solusi lain adalah melakukan netmeeting untuk memecahkan masalah jarak dan waktu.

2

Informasi dari stakeholder utama kurang Medium Project Manager Mencari stakeholder yang lainnya seperti wakil daerah dan sekertaris daerah

3

Ruang Lingkup proyek melebar terlalu luas High Project Manajer Melakukan inisiasi diawal mengenai batasan-batasan atau constrains yang terdapat dalam proyek

4

Waktu pengerjaan proyek terlambat dari target High Stakeholder Membuat schedule task pada setiap kegiatan yang berkaitan dengan proyek yang disesuaikan dengan kesepakatan pengerjaan proyek dan jumlah anggota tim.

5

Kurangnya personil tim Medium Project Manager Mencari atau merekrut anggota baru yang sesuai dengan bidang keahlian yang dibutuhkan

5.4      Project Constraints

Batasan dari proyek yang dikerjakan adalah sebagai berikut :

 

  • Proyek hanya melakukan pengembangan terhadap aplikasi capture signature.
  • Fitur yang akan diterapkan pada proyek sesuai dengan permintaan stakeholder dan telah disepakati sebelumnya.
  • Proyek berjalan sesuai dengan anggaran yang telah disediakan dan sesuai dengan dokumen kebutuhan yang telah disepakati. Bila ada kebutuhan yang ingin diimplementasikan namun belum tercantum dalam dokumen kebutuhan, maka akan ditunda dan dilanjutkan pada proyek selanjutnya.
  • Tingkat sekuritas aplikasi sesuai dengan permintaan stakeholder.
  • Aplikasi yang dikembangkan dibuat khusus untuk pemerintahan daerah kota bandung.

6          Project Structure Approach

Pendekatan yang dilakukan dalam pembuatan proyek ini adalah dengan melakukan interview seintensif mungkin dengan kepala pemerintahan kota bandung. Interview dengan pihak stakeholder merupakan metode yang mudah dilakukan karena dengan interview sudah cukup mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Informasi tersebut kemudian diolah untuk menjadi sebuah dokumen kebutuhan sebagai sarana pengembangan proyek aplikasi capture signature.

7          Project Team Organization Plans

Project Team Role Project Team Member(s) Responsibilities
Project Manager Ijem Sukijem
  • Melakukan interview terhadap stakeholder proyek
  • Melakukan pembagian tugas
  • Control Project Team
  • Bertanggung jawab atas berjalannya proyek
  • Financial
Developer Afif Hendrawan
  • Melakukan pengembangan aplikasi
Analyst Faizal Rizal
  • Melakukan analisa terhadap rancangan aplikasi
Dokumentator Tria Nasuka
  • Dokumentasi pengerjaan proyek
  • Dokumentasi pengembangan aplikasi
Tester Fatih Maraya
  • Melakukan pengujian terhadap fitur-fitur aplikasi
  • Memberikan feedback

8          APPROVALS

Prepared by     Ijem Sukijem

Project Manager

Approved by    Pemerintahan Daerah Kota Bandung

Project Sponsor

 

Paradigma Pengembangan Perangkat Lunak

Tugas RPL untuk menyelesaikan paradigma pengembangan perangkat lunak

tentang pengembangan perangkat lunak efisien menggunakan metode Prototype.

menurut sumber (http://blogger-sharearea.blogspot.sg/2013/11/metode-prototyping-dalam-pembuatan.html) prototyping model adalah suatu proses pembuatan software yang yang bersifat berulang dan dengan perencanaan yang cepat yang dimana terdapat umpan balik yang memungkinkan terjadinya perulangan dan perbaikan software sampai dengan software tersebut memenuhi kebutuhan dari si pengguna, jadi menurut saya penggunaan perancangan ini sangat cepat dan efisien menurut saya karna membutuhkan waktu yang sangat relatif sedikit dan dalam SDLC (software development life cycle) maupun dalam tahap pengembangan sofware.

adapun proses tahapan tahapan prototype yaitu

1. Deployment & Feedback

pada tahap ini klien akan melakukan menginformasikan kebutuhan kebutuhan sistem dan akan mengulas tentang software tersebut

2. Communication

komunikasi dengan klien sangat penting dalam membutuhkan proses pengembangan, sehingga bisa di sederhanakan kebutuhan dalam proses pengembangan software tersebut.

3. Quick Plan & Modelling Quick Plan 

akan dilakukan perencanaan dan pemodelan rancangan secara cepat yang kemudian akan memulai konstruksi pembuatan software dalam metode ini.

4. Construction

melakukan tahap pembangunan software yang sebelumnya telah direncanakan sesuai dengan kebutuhan klien

prototype-model-1new1

 

Kelebihan model ini adalah adalah sifatnya yang sangat interaktif sehingga klien dapat terus berinteraksi selama pengerjaan tahapan-tahapan tersebut. Peran aktif klien ini dapat menghemat waktu dalam pengembangan sistem dan bila terdapat kesalahan atau ketidaksesuaian keinginan, klien dapat segera memberitahukannya sehingga pengembang dapat secepatnya melakukan penyesuaian.

Model ini paling tepat digunakan untuk :

1. kondisi yang beresiko tinggi di mana masalah-masalah tidak terstruktur dengan baik

2. terdapat kebutuhan klien yang berubah dari waktu ke waktu atau yang tidak terduga

3. bila interaksi dengan klient menjadi syarat mutlak dan waktu yang tersedia sangat terbatas sehingga butuh penyelesaian yang segera

4. Model ini juga dapat berjalan dengan maksimal pada situasi di mana sistem yang diharapkan adalah yang inovatif dan mutakhir sementara tahap penggunaan sistemnya relatif singkat.

 

 

Assalamu’alaikum Wr Wb

Selamat datang di blog saya..

saya akan memperkenalkan diri yaa. nama saya Lulu, saya laki-laki. *asli nama mah Asep Lulu tapi panggil aja lulu biar lebih ke penekanan orang dan namanya ngga cepet lupa, apalagi nama lulu kan udah populer di masanya sinetron tersanjung ( yang saling lempar topi itu). *hihihi* ..

nah kenapa sih menjelaskan tentang kenapa yah di kasih nama “Catatan Si Boy”..?, hayoo temen temen tau ngga knapa,, tapi plisss ini bukan judul film catatan si boy yang di bintangi oleh si emon tea as know as Didi Petet, tapi hanya sekedar mengingatkan saya kepada catatan catatan penting yang mesti di simpan atau di abadikan. lalu ko ada “si boy” nya. ya itu mh vareasi aja atuh , kalo kasi blog “Catatan” itu kayanya ngga asik di dengernya *ya kan* .. 

lho knapa emang perlu catatan? .. iya perlu , soalnya dengan catatan itu kita bisa memperkuat ingatan kita terhadap apa yang disampaikan dosen maupun apa yang kita pelajari, catatan itu berfungsi untuk menyegarkan ingatan kita , memperkuat ingatan ingatan memori di otak kita, lho ko bisa? iya bisa , dengan menulis kita bisa menangkap proses pembelajaran dengan mendengar, melihat dan mengingat. sok coba yah kalo di kelas, ketika dosen sedang mengajar klo kita akan mencatat pasti inget inget dulu perkataan dosen lalu di tulis.. *bener kan* itulah pentingnya menulis, mencatat, apalagi dijaman teknologi sekarang ini kita bisa memanfaatkan sebaik baiknya,, misalnya yaa ngepost diblog lah meskipun geje tapi sedikitnya kita bisa mencurahkan segala pikiran kita yang membantu untuk terus berfikir dan berfikir. tapi lebih dari itu semua catatan menurut saya itu penting seperti apa yang di katakan orang yang ‘arif yaitu ilmu itu ibarat rusa, pena adalah talinya maka ikatlah ilmu itu dengan pena supaya tidak kabur/lupa. maka dari itu yaa mesti di manfaatkan sebaik baiknya, apalagi dengan adanya blog ini akan lebih terbantu. hmm ya mungkin begitulah ulasan saya terhadap nama blog ini dan terima kasih sudah mau ikut berpartisipasi dalam membaca post ini :) .

akhir kata Wassalamu’alaikum Wr Wb

Selamat Menulis

Selamat Datang di Dunia Blog, dan selamat menulis…

Pengelola blog kembali mengingatkan akan peraturan pemakaian Blog Universitas Widyatama Bandung adalah sebagai berikut :

  1. Blog ini merupakan milik Universitas Widyatama termasuk didalamnya seluruh sub domain yang digunakan sehingga apa yang terdapat didalam blog ini secara umum akan mengikuti aturan dan kode etik yang ada di Universitas Widyatama Bandung.
  2. Blog ini dibuat dengan menggunakan aplikasi pihak ke tiga (WordPress), dan lisensi plugin plugin didalamnya terikat terhadap developer pembuat plugin tersebut.
  3. Blog ini dapat digunakan oleh Karyawan, Dosen dan Mahasiswa Universitas Widyatama Bandung.
  4. Dilarang melakukan registrasi username atau site/subdomain blog dengan menggunakan kata yang tidak pantas.
  5. Dilarang memasukkan konten dengan unsur SARA, pornografi, pelecehan terhadap seseorang ataupun sebuah institusi.
  6. Dilarang menggunakan blog ini untuk melakukan transaksi elektronik dan pemasangan iklan.
  7. Usahakan sebisa mungkin untuk melakukan embed video atau gambar di bandingkan dengan melakukan upload secara langsung pada server.
  8. Pelanggaran yang dilakukan akan dikenakan sanksi penutupan blog dan atau sanksi yang berlaku pada aturan Universitas Widyatama sesuai dengan jenis pelanggaran yang dilakukan.
  9. Administrator berhak melakukan pembekuan account tanpa pemberitahuan terlebih dahulu jika dianggap ada hal hal yang melanggar peraturan.
  10. Aturan yang ada dapat berubah sewaktu waktu.

Beberapa Link terkait Universitas Widyatama

  1. Fakultas Ekonomi - http://ekonomi.widyatama.ac.id
  2. Fakultas Bisnis & Manajemen – http://manajemen.widyatama.ac.id
  3. Fakultas Teknik – http://teknik.widyatama.ac.id
  4. Fakultas Desain Komunikasi Visual – http://dkv.widyatama.ac.id
  5. Fakultas Bahasa – http://bahasa.widyatama.ac.id

Layanan Digital Universitas Widyatama

  1. Biro Akademik – http://akademik.widyatama.ac.id
  2. Rooster Kuliah – http://rooster.widyatama.ac.id
  3. Portal Mahasiswa – http://mhs.widyatama.ac.id
  4. Portal Dosen – http://dosen.widyatama.ac.id
  5. Digital Library – http://dlib.widyatama.ac.id
  6. eLearning Portal – http://learn.widyatama.ac.id
  7. Dspace Repository – http://repository.widyatama.ac.id
  8. Blog Civitas UTama – http://blog.widyatama.ac.id
  9. Email – http://email.widyatama.ac.id
  10. Penerimaan Mahasiswa Baru – http://pmb.widyatama.ac.id/online

Partner UTama

  1. Putra International College – http://www.iputra.edu.my
  2. Troy University – http://www.troy.edu
  3. Aix Marsielle Universite – http://www.univ-amu.fr
  4. IAU – http://www.iau-aiu.net/content/institutions#Indonesia
  5. TUV – http://www.certipedia.com/quality_marks/9105018530?locale=en
  6. Microsoft – https://mspartner.microsoft.com/en/id/Pages/index.aspx
  7. Cisco – http://www.cisco.com/web/ID/index.html
  8. SAP – http://www.sap.com/asia/index.epx
  9. SEAAIR – http://www.seaair.au.edu

Academic Research Publication

  1. Microsoft Academic  -  http://academic.research.microsoft.com/Organization/19057/universitas-widyatama?query=universitas%20widyatama
  2. Google Scholar – http://scholar.google.com/scholar?hl=en&q=Universitas+Widyatama&btnG=

Info Web Rangking

  1. Webometric – http://www.webometrics.info/en/detalles/widyatama.ac.id
  2. 4ICU – http://www.4icu.org/reviews/10219.html